Buku : Japan Aftershock, Kisah Berani Menghadapi Tsunami


Buku ini ditulis bersama oleh Hani Yamashita, WNI yang tinggal di Jepang, dan Junanto Herdiawan, analis ekonomi yang sedang bertugas di Tokyo. Mereka berdua tinggal di Jepang dan mengalami sendiri gempa bumi dahsyat pada 11 Maret 2011. Lebih dari 27.000 orang hilang dan meninggal akibat gempa dan tsunami yang terjadi di wilayah Tohoku, Jepang. Bagi mereka berdua, bencana yang terjadi sungguh tidak terlupakan. Saat itu, mereka merasakan bagaimana Jepang dilanda kepanikan luar biasa. Mereka berdua juga merasakan hari-hari tergelap di Jepang yang mencekam pascabencana gempa bumi dan tsunami tersebut.

Hani kemudian menjadi relawan di lokasi pengungsian prefektur Saitama. Ia bertugas menerima pasokan bantuan dan mendistribusikannya. Tak ada waktu luang untuk bersantai. Ia dihadapkan pada ribuan pengungsi yang harus segera ditanganinya. Di sisi lain, Junanto turut membantu staf KBRI Tokyo yang saat itu sedang menangani upaya pemulangan WNI yang menjadi korban bencana. Ia membantu dengan menyebarkan informasi kepada berbagai pihak tentang kondisi yang terjadi di Jepang, khususnya saat terjadi krisis nuklir Fukushima.

Buku ini mengajak kita untuk ikut merasakan betapa mencekamnya bencana tsunami yang menimpa Jepang saat itu. Buku ini juga mengajak kita menyerap nilai-nilai masyarakat Jepang atas bencana yang menimpa mereka. Masyarakat Jepang telah menunjukkan pada dunia, bahwa semangat “kizuna” atau peduli pada sesama, dan “gambaru” atau tidak mudah menyerah, tetap hidup dalam keseharian mereka. Dengan semangat itu, alih-alih terus mengeluh dan memohon bantuan, rakyat Jepang memiliki justru semangat yang luar biasa untuk bangkit. Tak heran bila banyak media internasional menyebut bangsa Jepang sebagai bangsa yang diistilahkan “highly dignified and civilized society”.

Notes: This book was launched in Jakarta, 28 January 2012. Please find links to blog/media coverages:

  1. http://media.kompasiana.com/buku/2012/01/26/buku-kompasianer-tentang-kisah-perjuangan-masyarakat-jepang-hadapi-tsunami/
  2. http://www.antaranews.com/en/news/79543/indonesian-writers-launched-book-on-japanese-tsunami-victims
  3. http://english.kompas.com/read/2012/01/30/04485223/Indonesian.Writers.Launched.Book.on.Japanese.Tsunami.Victims
  4. http://www.bernama.com.my/bernama/v6/newsworld.php?id=642851
  5. http://www.jakartanews.net/story.php?rid=203067903
  6. http://www.japannuclear.net/tsunami/
  7. http://www.infopublik.org/?page=news&newsid=14426
  8. http://www.mcot.net/cfcustom/cache_page/324712.html
  9. http://halojepang.com/berita-utama/4070-2-penulis-indonesia-luncurkan-buku-tentang-pengalaman-paska-bencana-gempa-jepang-timur
  10. http://daengbattala.com
  11. http://www.indonesiamedia.com/2012/01/30/belajar-pantang-menyerah-dari-negeri-sakura/
  12. http://www.tnol.co.id/id/book-arts/12587-dari-launching-buku-japan-after-shock.html
  13. http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/4/2895/aftershock
  14. http://www.republika.co.id/berita/en/jakarta-region-others/12/01/30/lylxji-japan-after-shock-a-story-of-optimism
  15. http://jen.jiji.com/jc/eng_d2?p=chae00101&d=english
  16. http://m.koran-jakarta.com/?id=82500&mode_beritadetail=1
  17. http://haloindo.com/indo-news/indonesian-writers-launched-book-on-japanese-tsunami-victims.html
  18. http://faradinaputri.tumblr.com/

In Japanese:

  1. http://www.jiji.com/jc/zc?k=201201%2F2012013100061
  2. http://headlines.yahoo.co.jp/hl?a=20120131-00000016-jij-int&1327957646

 

11 thoughts on “Buku : Japan Aftershock, Kisah Berani Menghadapi Tsunami

  1. ini buku yang membuat penasaran tentang tragedi tsunami di jepang dan bagaimana jepang lari dari tsunami. kira-kira ada gak di indonesia bukunya.
    kalo ada saya pesan.

      • Selamat dan semoga ALLOH SWT seallu meridhoi. Semoga seallu sukses. Swmoga ALLOH SWT memberi semua (bahkan jauh-jauh lebih banyak) dari yg diinginkan (tp sejauh ini blm pernah tercapai), kalau itu yg terbaik buat adikku ytc. sekeluarga. InsyaAlloh. Amin3x. Maaf lahir batin juga. Smg ALLOH SWT menerima&meridhoi ibadah shaum Ramadhan kita dan segala ibadah Ramadhan kita lainnya. Amin, amin, Yaa Rabbal alamiin. Mas Tomo

  2. Selamat pagi Pak Junanto,
    Di pagi yang sedang gerimis di Tokyo ini, sambil melihat sampul buku Bapak saya teringat kembali saat2 gempa terjadi. Saya juga sangat suka dengan kata “kizuna”, yang artinya adalah hubungan /ikatan batin antar manusia, baik dalam keluarga, rekan sekerja, teman sekelas atau siapapun yang memiliki kebersamaan. Dengan terjadinya gempa, “kizuna” atau ikatan batin semakin meluas tidak hanya dirasakan oleh orang2 yang mengalaminya, tapi juga oleh orang yang melihat kejadian tersebut. Mungkin perasaan ini juga ada dalam masyarakat Jawa. Senang membaca blog Pak Junanto…. Lebih senang lagi kalau bisa membaca bukunya…dimana bisa dipesannya…? Terima kasih….よろしくお願いします。

    • Mbak Ilma, terima kasih ya. Memang kalau mengingat kejadian itu, sungguh terasa masih nyata. Dari situ, kita melihat bagaimana “kizuna” bukan sekedar kata2 saja, tapi teraplikasi di masyarakat Jepang. Perasaan itu jelas ada di masyarakat Jawa jaman dulu. Konsep “rukun” ada juga di Jawa. Entah kenapa ada pergeseran nilai.

      Soal buku, bisa didapatkan di toko buku Gramedia di Jakarta mbak. Kalau di Jepang ini, mbak Hani Kusuma mungkin masih menjual di toko online-nya. Bisa coba di link: http://www.shop-online.jp/juko/index.php?PHPSESSID=57cea3bdb332ac3d4235c35f176ee32d

      Terima kasih ya よろしくお願いします。

      • Bpk Junanto …..
        Terima kasih atas jawabannya. Baik, nanti natsu yasumi akan saya coba cari bukunya di Gramedia.

        Selain konsep rukun mungkin ada juga konsep tepo seliro. Saya tdk ada data tertulisnya, tapi kalau dilihat lbh dalam, apakah ini bukan pengaruh Buddha ?
        Misalnya dalam sebuah keluarga, segala macam perasaan sering diungkapkan, baik yg senang maupun susah bahkan kadang2 sampai bertengkar. Tapi disitulah tumbuh kizuna atau hubungan bathin dalam keluarga tersebut.

    • hi.. nama saya patricia. slm kenal ya! :) post ini benrgua bgtt. Sy jadi tau bagaimana cara membuat blog yang menarik perhatian pembaca atau komentator. kiat2 yang ditulis disini cukup lengkap. mau sy coba deh. hehe..Btw, kl anda berkenan, kunjungi blog sy dongg -> namastee-wonderland.blogspot.comntr tlg kasi komentar yaa apa aja yg kurang dari isi blog saya..makasi:)

  3. bang bikin buku untuk mahasiswa mahasiswa di jepang dong mulai dari, gimana pola hidup mereka, keadaan sosialnya, sistem pendidikannya gituu hahhaa soalnya ane pengen banget bisa kuliah di jepang :D mudah mudahan bisa jadi ganbate

  4. pak, saya ingin membeli buku ini apakah masih ada?
    saya baru tahu ternyata bapak juga orang surabaya. padahal saya baca buku bapak yg shocking japan :D

    • Mbak Melisa, maaf baru me-reply. Buku Japan Aftershock ini memang sudah mulai sulit dicari karena sudah habis masa edarnya di beberapa toko buku. Tapi kalau mbak tinggal di Surabaya, bisa meminjam buku ini di Perpustakaan Bank Indonesia yang alamatnya di Jalan Taman Mayangkara No 1 (sebrang KBS, eks Museum Mpu Tantular). Seingat saya perpustakaan itu memiliki satu koleksi buku Japan Aftershock. Thanks ya.

  5. Selamat siang Pak, saya domisili Jakarta tapi buku Bapak sulit sekali saya cari. Apakah ada toko online yg bekerja sama menjual buku Bapak? Saya sangat ingin membaca buku ini :)
    Terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 5 = 14

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>