Bunuh Diri di Jepang

Gerakan GKB47 untuk Cegah Bunuh diri di Jepang / Cabinet Office Japan

Di balik gemerlap dan kemajuan ekonominya, Jepang menyimpan beberapa kisah pilu. Salah satunya adalah tingginya angka bunuh diri. Jepang memang  tercatat sebagai salah satu negara yang memiliki angka bunuh diri tertinggi di dunia. Dalam setahun, sekitar 33.000 orang Jepang melakukan bunuh diri.

Membicarakan perkara bunuh diri dengan orang Jepang juga tidak mudah. Saya sering kesulitan untuk mencari kisah-kisah bunuh diri orang Jepang. Kebanyakan mereka tidak nyaman bila saya mulai bertanya soal bunuh diri.

Bukan hanya dalam pembicaraan, bahkan pengumuman di kereta api juga kerap menggunakan kalimat eufemisme saat terjadi peristiwa bunuh diri (kerap terjadi kasus penumpang yang meloncat ke rel kereta). Pengumuman di kereta biasanya menggunakan kalimat seperti “personal injury”, “customer fall” atau “human accident”, ketimbang menggunakan kata “rekishi” (kematian di kereta) atau bahkan “suicide”.

….. kisah lengkap cerita ini bisa dibaca juga di buku “Shocking Japan: Sisi Lain Jepang yang Mengejutkan”

Rel Kereta Terbuka, Rawan Kecelakaan / photo Junanto

Rel Kereta diberi pembatas, Cegah Kecelakaan / photo Junanto